Perasaan
Tanggal 15 desember 2006, jum’at, 19:18
“Perasaan”……. Perasaan yang tiba-tiba muncul didalam pikiranku sungguh hebat, ia membuatku termenung sejenak, aku tiba-tiba mengambil handphone ku dan mulai mengkotak-katik didalam text message tetapi tidak bermaksud untuk mengirimkannya cuman ingin mengeluarkan isi dari pikiranku itu.
Mungkin karena kondisi kesehatanku kurang sehat, gara-gara cuaca Jakarta yang kurang mendukung, jadi aku tiba-tiba merasa bahwa aku sudah lelah. Aku mengetik kata-kata yang aneh yang timbul dari pikiranku. “aku lelah, bertapa bagusnya kalau ada sebuah pohon besar, ataupun sebuah dinding besar yang dapat menjaga aku dari tiupan angin yang kuat, hujan yang lebat, bencana-bencana bahkan semua masalah yang kuhadapi ini, dan aku dapat beristirahat dengan tenang tanpa ada gangguan apapun”.
Aku merasa semenjak aku dijakarta, aku berubah, bukanlah berubah dengan kata dari baik keburuk atau buruk ke baik tapi dengan kata lain pemikiranku berubah, dalam melihat sebuah masalah, situasi dan lainnya, semua sudah beda dan aku menyadarinya setelah kemarin masuk ke perpustakaan, dengan tanpa sadar aku sendirian jalan ke bagian buku psikologi dan mengambil buku relasi diri sendiri, aku ulang test lagi sifat kepribadian ku, dan ternyata salah satunya telah berubah, dengan tanpa kesadaranku dan mulailah aku selidiki diri sendiri, benarkah aku berubah?
Hmmm… Ayo ganbatte…… Belajar lagi….. sampai detik terakhir……….
Tanggal 15 desember 2006, jum’at, 19:18
“Perasaan”……. Perasaan yang tiba-tiba muncul didalam pikiranku sungguh hebat, ia membuatku termenung sejenak, aku tiba-tiba mengambil handphone ku dan mulai mengkotak-katik didalam text message tetapi tidak bermaksud untuk mengirimkannya cuman ingin mengeluarkan isi dari pikiranku itu.
Mungkin karena kondisi kesehatanku kurang sehat, gara-gara cuaca Jakarta yang kurang mendukung, jadi aku tiba-tiba merasa bahwa aku sudah lelah. Aku mengetik kata-kata yang aneh yang timbul dari pikiranku. “aku lelah, bertapa bagusnya kalau ada sebuah pohon besar, ataupun sebuah dinding besar yang dapat menjaga aku dari tiupan angin yang kuat, hujan yang lebat, bencana-bencana bahkan semua masalah yang kuhadapi ini, dan aku dapat beristirahat dengan tenang tanpa ada gangguan apapun”.
Aku merasa semenjak aku dijakarta, aku berubah, bukanlah berubah dengan kata dari baik keburuk atau buruk ke baik tapi dengan kata lain pemikiranku berubah, dalam melihat sebuah masalah, situasi dan lainnya, semua sudah beda dan aku menyadarinya setelah kemarin masuk ke perpustakaan, dengan tanpa sadar aku sendirian jalan ke bagian buku psikologi dan mengambil buku relasi diri sendiri, aku ulang test lagi sifat kepribadian ku, dan ternyata salah satunya telah berubah, dengan tanpa kesadaranku dan mulailah aku selidiki diri sendiri, benarkah aku berubah?
Hmmm… Ayo ganbatte…… Belajar lagi….. sampai detik terakhir……….

2 Comments:
hei...
berubah jadi apa sekarang kepribadian nya..??
ko kek nya lu ngerasa sepi sendiri gt c..??
heehehehehe...
ayooo semangat...!!!
cia yoo..
eh iya akhirnya hasil test nya apaan..???
wakakakakka.....
jen lagi berasa hampa bgt yah..??
he5....
btw, thx atas comment nya..
Post a Comment
<< Home