Mengapa aku menjudulkan ini sebagai mY m3moRy?
Sebab-sebabnya sangat banyak, salah satunya adalah aku memiliki banyak memory yang kuingat sampai sekarang dan juga ada memory yang telah kulupakan.
Selama 18 tahun aku hidup didunia ini, penuh dengan kebahagiaan, kesedihan, kesepian dan lainnya. Yang terisi didalam hatiku, pikiranku terlalu banyak dan tidak dapat kuhitung.
Hari ini akan kubongkarkan semua untuk kalian semuanya yang telah memilih melihat blog ku ini.
Jangan lupa berikan comment OK!!!
Aku anak pertama dikeluarga kami, hidupku dari kecil sudah lumayan stress, soalnya dulu hasil nilaiku disekolah cukup memadai, sehingga terjadilah pemandangan tinggi rendah antar orang tua yang satu dengan yang lainnya, oleh karena itu, setelah aku sadar, pada waktu kelas 3 SD aku tidak mau belajar seperti dulu dan tidak mau menghiraukan nilai ku seberapa jelek, aku mulai bersifat memberontak orang tuaku, sampai dihukum berdiri sepanjang hari ditangga, gara-gara aku menumpahkan sabun mandi kedalam bak kamar mandi.
Aku mengerti bahwa sifatku waktu itu serba salah dan egois, tetapi aku tetap melakukannya, sampai SD kelas 5, lebih mengerikan, sifat egoisku bertambah, aku berantem sama seorang murid laki-laki yang duduk sebangku denganku didepan guru bahasa inggris, dan mengikuti serombongan murid laki-laki bermain pistol-pistolan diluar =p setelah selesai kursus, boleh dikatakan waktu itu aku bersifat kelaki-lakian, karena ketidakinginanku menerima dunia nyata, dunia yang tak kupahami.
Sampai SMP kelas 1 aku baru mengerti bahwa Sifat egoisku ini tidak akan membuatku bahagia, akantetapi sebaliknya akan memberikan aku berbagai kesusahan dan aku kembali sadar semula menjadi anak yang patuh dengan orangtua, patut dengan orangtua dan belajar seperti semula. Ini terjadi juga berkat seorang guru yang mengajarku waktu aku duduk dibangku SD kelas 1, dia merupakan salah satu guru favoriteku sejak kecil, setelah duduk dibangku SMP aku menemui guruku itu lagi.Semangatku juga mulai bertambah, karena aku memikirkan bahwa hidupku sudah mulai berarti karena guruku dah kembali membantuku.
Mengapa dia menjadi guru favoriteku?
Masih ingat, hari itu cerah gemilang, aku disuruh mamaku untuk belajar baca bahasa Indonesia, akantetapi aku tidak bisa dan menangis, tidak lama guruku mengunjung ketoko kami dan dia melihat aku sedang menangis, dia mendekatiku ,menyayangiku dan membujukku. Dan berkata tidak apa-apa pelan-pelan aja, pasti kamu bisa. Situasi itu aku masih ingat dengan jelas.
Sebenarnya aku orang yang simple banget dan tidak ada arti lainnya ditiap kata-kataku, karena terlalu simple jadi sering dijuluki temanku di SMK sebagai anak kecil.
Nah… sekarang kisah aku setelah masuk ke SMKnegeri1 tanjungpinang. Pada awalnya saya mengira bahwa semua orang sifatnya sama, egois, ingin menang sendiri, sombong dan memandang rendah orang lain, tetapi setelah masuk ke SMK pikiranku berubah, aku menemui serombongan temen yang baik, simple, tidak ada keinginan lain, mereka cuman ingin kita semua bisa, kita semua membagi sama-sama kebahagiaan, kita semua sama2 belajar, kita semua sama2 bertempur meraih nilai yang baik. Disitulah aku sadar bahwa dunia ini juga tidak hanya ada keburukan, tapi juga ada kebaikan, disitulah aku belajar berubah. Aku mulai berubah mengisi hidupku dengan penuh warna yang cerah, walaupun susah tetapi hati tetap merasa bahagia.
Ketakutanku terhadap kegelapan yang tidak bisa diubah sejak kecil.
Entah dari kapan aku takut terhadap gelap dan sunyi. . .
Aku tidak mengerti, mengapa temanku semuanya tidak takut dengan gelap gulita, akan tetapi aku serba takut dengan gelap dan sunyi. Reaksiku adalah akan menangis dan mungkin akan sesak napas dan pingsan apabila terlalu lama didalam ruang yang gelap dan sunyi. Keluargaku semua mengetahuinya. Jadi, tiap kali mati lampu, hal pertama yang akan mereka lakukan adalah mencari senter atau alat lainnya yang dapat memancarkan cahaya dan membawakannya kedepan mataku.
Aku pernah memikirkan kembali mengapa aku begitu takut dengan gelap, akantetapi, didalam pikiranku cuman mengisi “aku didalam ruang yang gelap dan sunyi, pintu terkunci dan aku mengetuk-ngetuk pintu sambil menangis, dan untungnya mamaku membuka pintu itu dan aku memeluknya sambil menangis…..”
Itulah yang ku ingat, sekarang aku melanjutkan kuliah dijakarta, keluargaku jauh dari aku, sehingga kadang pikiranku akan menimbulkan rasa takut, sampai aku memikirkan apabila suatu malam lampu mati, HP ku low bat, senterku hilang, tidak ada bahan yang dapat memancarkan cahaya dikamarku, pintu kamarku terkunci dan karena keburu-buruanku, aku tidak dapat membuka pintu kamarku. Apa yang akan terjadi pada diriku?
Sungguh mengerikan. . . , mungkin aku akan nangis tersedu-sedu ataupun pingsan ataupun ? ? ?. GAG TAU, KARENA GAG BERANI UNTUK MEMIKIRKAN ITU LAGI. . .
Sekian saja isi mEmoRy ku, akan bersambung. . .
Apabila temen2 ada comment ato ide2 bagus untuk mencegah ketakutanku, isiin commentnya ok!!!!!